Bupati Lembata Perjuangkan Perluasan Akses Listrik Desa dalam Rakor Pemerintah se-NTT

photo author
- Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:24 WITA
Bupati Lembata Perjuangkan Perluasan Akses Listrik Desa dalam Rakor Pemerintah se-NTT
Foto Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq saat mengikuti rapat koordinasi bersama pemerintah daerah se-Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kupang, Senin (26/10/2026)

KUPANG, MDTV-NEWS.com — Pemerintah Kabupaten Lembata mendorong percepatan perluasan akses listrik pedesaan melalui sinkronisasi usulan lokasi, penyiapan lahan, dan penyelesaian perizinan. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama pemerintah daerah se-Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kupang, Senin (26/10/2026), yang dihadiri Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq.

Bagi Pemerintah Kabupaten Lembata, perluasan jaringan listrik merupakan bagian penting dari pembangunan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan peningkatan layanan dan aksesibilitas.

Bupati Kanis Tuaq menegaskan, koordinasi lintas pemerintah diperlukan agar usulan program listrik pedesaan dapat diselaraskan dengan kebutuhan riil masyarakat serta didukung kesiapan teknis dan administratif di lapangan.

“Langkah strategis ini penting untuk memperkuat sinergi pemerintah dalam memperluas akses listrik bagi masyarakat,” ujar Bupati Kanis.

Sinkronisasi usulan lokasi menjadi tahapan penting untuk memastikan program pembangunan berjalan terarah. Kesiapan lahan dan penyelesaian perizinan juga perlu mendapat perhatian agar pelaksanaan program tidak terkendala persoalan administratif maupun teknis.

Di Lembata, perluasan akses listrik memiliki keterkaitan erat dengan agenda penguatan ekonomi masyarakat. Bersama pembangunan jalan, jembatan, penyediaan air bersih, dan irigasi, ketersediaan listrik menjadi fondasi untuk meningkatkan produktivitas, memperluas akses pelayanan publik, serta mendukung pengembangan sektor nelayan, pertanian, dan peternakan.

Karena itu, pembangunan infrastruktur perlu bertolak dari pemetaan kebutuhan masyarakat dan persoalan nyata yang dihadapi setiap wilayah. Pemerataan layanan dasar menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa masyarakat desa turut memperoleh manfaat pembangunan dan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk meningkatkan kesejahteraan.

Bupati Kanis juga menekankan pentingnya semangat Taan Tou, bersatu dan bekerja bersama, sebagai landasan membangun Lembata. Menurutnya, perbedaan latar belakang tidak boleh menjadi penghalang bagi seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Lembata harus dibangun dengan semangat persatuan, bukan ego primordial. Dengan Taan Tou, kita melampaui sekat perbedaan dan menyatukan kekuatan untuk masa depan Lembata yang lebih maju dan sejahtera,” pesannya.

Melalui koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lembata mendorong agar kebutuhan listrik pedesaan memperoleh perhatian dalam perencanaan program lintas pemerintahan. 

Harapannya, setiap tahapan dapat ditindaklanjuti secara terukur sehingga perluasan akses energi mampu menopang pelayanan publik, menggerakkan ekonomi lokal, dan memperkuat pemerataan pembangunan.

Bagi Lembata, listrik bukan semata-mata penerangan. Ketersediaannya merupakan bagian dari upaya membuka peluang ekonomi, meningkatkan kualitas hidup, dan menghadirkan pembangunan yang menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa. (Prokompimkablembata)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

info Silakan tulis komentar dengan bahasa yang santun. Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin.
X