KEPOLISIAN Sektor Luwuk berhasil menyita ratusan bungkus cap tikus siap edar dari sebuah kios kelontong di Kelurahan Kompo Luwuk Selatan, sesaat jelang malam pisah tahun, Sabtu 31 Desember 2022.
Tidak hanya itu, 10 botol anggur cap orang tua tanpa izin edar turut diamankan dari kios milik pria 31 tahun, berinisial SD tersebut.
Menurut Kapolsek Luwuk, AKP Agung Kastria Kesuma, penggeledahan bermula dari kecurigaan polisi yang melihat aktivitas didalam kios.
"Saat giat patroli, anggota mendapati seorang warga yang sedang beli miras di salah satu kios di kompleks tersebut," kata Agung saat dikonfirmasi awak media, Minggu (1/1/2023) pagi.
Alhasil, ia mengungkapkan, pihaknya berhasil menemukan 385 kantong cap tikus dan 10 botol miraa jenis anggur orang tua yang disimpan dalam dus.
"Minuman terlarang ini disembunyikan pelaku berinisial SD (31) dalam kamar tidur dan di bawah rak jualan," ucap Agung.
Dari hasil interogasi, Agung menjelaskan, pelaku mengakui bahwa minuman terlarang tersebut berasal dari Kecamatan Bunta pada Kamis 28 Desember 2022.
"Rencananya pelaku akan menjual miras ini pada saat malam pisah tahun"
Seluruh barang bukti kemudian langsung diamankan ke Mapolsek Luwuk bersama pemiliknya guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.
"Razia ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya tindak kriminalitas di wilayah hukum Polsek Luwuk jelang tahun baru 2023," tandasnya.
Berita Terkait
Pemkab Lembata Dorong Pengembangan Jambu Mente, Investor Lakukan Monitoring dan Survei Lapangan
Corong Alus Merehabilitasi Jokowi?
Meski Diguyur Hujan, Penutupan Jambore Remaja Misioner di Lembata Berlangsung Khidmat
PT. LGM Tak Sadar Akan Tanggungjawab Sosial
Wabup Nasir Hadiri Pengukuhan Pengurus Unit TKBM Pelabuhan Feri Waijarang: Harapan Baru untuk Perekonomian Lembata
HUT ke-25 UBSP Watar Letar Dibuka Meriah, Semangat Persatuan Menggema di Panama
Perkuat Layanan Publik, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lembata Terapkan Standar Pelayanan Digital
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional
Talk Show Festival Lamaholot: Digitalisasi Jadi Kunci Pelestarian Budaya, Bukan Ancaman
Kebakaran Hebat di Kawasan Pemukiman Kampung Baru Luwuk