Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar Konsultasi Publik Ke 2 Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Kamis (29/12/22).
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Banggai, Drs. H. Furqanudin Masulili, MM itu, bertempat di Hotel Santika, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan.
Wakil Bupati Banggai Drs. H. Furqanudin Masulili, MM mengatakan kualitas lingkungan dan ruang sering menimbulkan berbagai masalah pembangunan. Untuk itu, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), yang disusun haruslah mampu mengantisipasi hal tersebut dan bersifat adaptif pada perubahan-perubahan kondisi lingkungan.
Hal itu disampaikan Wabup saat menghadiri sekaligus membuka acara Konsultasi Publik Ke 2 Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), yang diselenggarakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
Proyek penataan ruang, lanjut Wabup, menjadi sulit dilakukan karena ruang merupakan sumber daya alam yang terbatas, sedangkan jumlah penduduk dan kebutuhan akan ruang untuk melakukan kegiatan tertentu meningkat dengan sangat cepat.
"Oleh sebab itu, ruang harus ditata dan dimanfaatkan seefisien dan seoptimal mungkin," tegas Drs. H. Furqanudin Masulili, MM.
Wabup kembali mengingatkan tenaga ahli serta perangkat daerah yang terlibat dalam penyusunan RTRW agar memperhitungkan segala kemungkinan dampak bencana yang akan terjadi, serta memperhatikan keberlangsungan lingkungan hidup.
"Walaupun bagus buat investasi, tapi yang terpenting RTRW ini haruslah berisi analisis dampak bencana, dan pelestarian lingkungan hidup," pinta Wabup.
Perihal kegiatan tersebut, Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR, Noldianter Roby Saroinsong, saat membacakan laporan panitia, menjelaskan tujuan pelaksanaan konsultasi publik adalah untuk meningkatkan pemahaman stakeholders terhadap perannya dalam penyusunan RTRW.
"Semuanya dimaksudkan supaya pelaksanaan penataan ruang di Banggai dapat terlaksana dengan baik sesuai regulasi yang ada," pungkasnya.
Selain Kepala Dinas, Drs. Bambang Eka Sutedy, MH, beserta jajaran Dinas PUPR Banggai, hadir pula para tenaga ahli penyusun, akademisi, perwakilan organisasi penggiat tata ruang, serta sejumlah camat dan pimpinan organisasi perangkat daerah.
Acara tersebut dirangkaikan pula dengan pembahasan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang juga merupakan bagian dari RTRW.
Berita Terkait
Wujud Sinergitas TNI-Polri
Bupati Banggai Tandatangani PKS Pemanfaatan Sertifikat Elektronik dengan BSSN RI
Birokrasi Diutak-atik, Tiga Perda Lembata Fokus pada Kinerja dan Perlindungan Sosial
Seminggu Meriahkan HUT Ke-25, UBSP Watar Letar Rayakan Puncak Acara Dengan Misa Syukur
Karnaval Budaya Meriahkan Pembukaan Festival Internasional Lamaholot 2026 di Lewoleba
Bupati Lembata Lepas 21 Calon Mahasiswa ke Semarang, Program Kuliah Sambil Bekerja Jadi Peluang Emas Generasi Muda
PT.ASDP siapkan layanan Long Distance Ferry langsung ke Lembata
Pemda Banggai Apresiasi EXPO HIPMI Bersinergi Tahun 2022
Idul Adha di Waowala, Bupati Kanis Tekankan Solidaritas, Wabup Nasir Angkat Rehumanisasi Kehidupan
Kabel Laut Lewoleba–BU2 Putus Lebih dari Dua Pekan, Warga Lembata Kecewa Desak Telkom Segera Pulihkan Jaringan