Menjelang malam tahun baru 2023, Kapolres Banggai AKBP Yoga Priyahutama SH, SIK, MH, mengimbau lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, nyaman serta kondusif
Hal itu disampaikan Kapolres Banggai saat menggelar coffee morning dengan para kuli tinta di Kedai depan Mapolres Banggai, Luwuk Selatan, Kamis (29/12/2022).
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak merayakan malam tahun baru dengan petasan, pawai dan konvoi,” imbaunya.
Selain itu, orang pertama di Porles Banggai ini pun melarang warga melakukan konvoi hingga menggunakan knalpot brong yang dapat memicu terjadinya gangguan kamtibmas.
"Karena penggunaan knalpot brong pada kendaraan bermotor memang tidak diperbolehkan, karena suara yang ditimbulkan dapat memicu terjadinya tindak kriminalitas,” terangnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Yoga menerangkan akan menempatkan personel gabungan TNI-Polri pada titik-titik yang telah ditentukan.
“Kami juga akan menerjunkan personel gabungan TNI-Polri untuk mobile guna antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” bebernya.
Dirinya pun berharap peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas kamtibmas selama libur Nataru khususnya menjelang malam pergantiann tahun.
“Harapannya masyarakat dapat bekerjasama untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama nanti,” harapnya.
Berita Terkait
DPRD Setujui Perubahan OPD dari 38 ke 36: Tantangan 30% Belanja Pegawai Menanti
PT Panca Amara Utama Bantu Bangun Kandang Ternak di Kecamatan Kintom
Peserta Mancing dari Australia dan Timor Leste Puji Potensi Laut Lembata
Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung Arah Baru Organisasi
Asisten I Buka Pelatihan Pengolahan Lahan Kering bagi Purnamigran Indonesia di Lembata
PUPR Banggai Gelar Konsultasi Publik Revisi RTRW ke 2
Pesan Kebersamaan dan Persaudaraan Mewarnai Safari Ramadhan Bupati Lembata di Masjid Al-Munawwarah Auq Ikang
Bupati Amirudin Pimpin Upacara Peringatan Hari Patriotik 12 Februari 1942
Camat Teken Pakta Integritas, Bupati Kanis Tegaskan Camat Garda Depan Peningkatan PAD Lembata
Talk Show Festival Lamaholot: Digitalisasi Jadi Kunci Pelestarian Budaya, Bukan Ancaman